<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3659462142750115431</id><updated>2011-04-21T20:52:06.163-07:00</updated><title type='text'>Indonesiaku</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Indonesiaku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10868231951772213749</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3659462142750115431.post-254883132697705728</id><published>2009-02-17T21:10:00.001-08:00</published><updated>2009-02-17T21:18:45.507-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.p4nxkal4n.blogspot.com/"&gt;www.p4nxkAl4n.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3659462142750115431-254883132697705728?l=indonesiaku-hidup.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/feeds/254883132697705728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/www.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/254883132697705728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/254883132697705728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/www.html' title=''/><author><name>Indonesiaku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10868231951772213749</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3659462142750115431.post-3119152498889432744</id><published>2009-02-17T21:10:00.000-08:00</published><updated>2009-03-10T22:04:39.619-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://www.hildaisna-cinta.blogspot.com/"&gt;http://www.hildaisna-cinta.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sasukecute-larasdian.blogspot.com/"&gt;http://www.sasukecute-larasdian.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.dyazchezz.blogspot.com/"&gt;http://www.dyazchezz.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.p4nxkal4n.blogspot.com/"&gt;http://www.p4nxkal4n.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cahcaem-st-12.blogspot.com/"&gt;http://www.cahcaem-st-12.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3659462142750115431-3119152498889432744?l=indonesiaku-hidup.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/feeds/3119152498889432744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/www_17.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/3119152498889432744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/3119152498889432744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/www_17.html' title=''/><author><name>Indonesiaku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10868231951772213749</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3659462142750115431.post-2786972735752473451</id><published>2009-02-09T23:00:00.000-08:00</published><updated>2009-02-09T23:20:15.772-08:00</updated><title type='text'>cara mendapatkan nilai bagus</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;BELAJAR EFEKTIF DAN TIDAK MEMBOSANKAN&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Pertama, niat dan berdoa. Kalau tidak ada niat, belajar sekeras apapun tidak ada gunanya. Berdoalah kepada Tuhan agar proses belajar dapat dimudahkan oleh-Nya.Kedua, membaca. Anda harus betah dalam membaca karena dengan membaca, wawasan kita bertambah.Ketiga, lengkapi kegiatan membaca dengan mendengar dan memperhatikan. Ini juga salah satu cara belajar yang enak, karena sudah ada tutor / orang yang memberi penjelasan.Keempat, rutin. Jangan bosan mengulang apa yang baru saja dipelajari, sehingga diharapkan hal yang dipelajari lebih awet di otak.Kelima, jangan malu bertanya. Pepatah mengatakan “malu bertanya, sesat di jalan”.Keenam, berani mencoba. Cobalah praktekkan apa yang baru Anda pelajari bila memungkinkan.Ketujuh, sabar. Bersabarlah dalam mempelajari sesuatu, karena tidak ada yang bersifat instan. Tidak mungkin orang melakukan copy paste isi otak, atau copy paste isi buku ke dalam otak kita.Kedelapan, berbagi. Setelah Anda berhasil memahami apa yang Anda pelajari, ilmu tersebut jangan disimpan saja, namun berbagilah ilmu dengna sesama. Bila Anda punya blog, tulis hal tersebut, jangan sungkan dan jangan takut “dicela” orang. Karena memang tidak sedikit orang yang sudah merasa bisa dan lebih baik daripada kita, kemudian menyindir, bahkan mencela kita.Terakhir, bersyukur. Bersyukurlah atas apa yang baru saja Anda dapatka&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3659462142750115431-2786972735752473451?l=indonesiaku-hidup.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/feeds/2786972735752473451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/cara-mendapatkan-nilai-bagus.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/2786972735752473451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/2786972735752473451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/cara-mendapatkan-nilai-bagus.html' title='cara mendapatkan nilai bagus'/><author><name>Indonesiaku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10868231951772213749</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3659462142750115431.post-7774942244633215308</id><published>2009-02-08T22:26:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T22:43:06.532-08:00</updated><title type='text'>keagamaan</title><content type='html'>Menurut catatan sejarah, kerajaan Perlak yang berdiri tahun 840 M adalah kerajaan Islam pertama di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Tentang fakta itu dapat dipastikan bahwa masuknya agama Islam terjadi jauh sebelum tahun berdirinya kerajaan itu, karena kerajaan itu didirikan ketika sebagian besar penduduknya telah cukup lama memeluk agama Islam. Pada abad IX Dinasti Abbasiyah yang berpusat di Baghdad konon mengirimkan delegasi dakwah yang terdiri dari orang-orang Arab yang berakidah Ahlussunnah wal Jamaah, bermazhab Syafii dan bertashawuf mutabar ke wilayah Sumatera Utara. Pada tahun 1042, berdiri kerajaan Islam Samudra Pasai. Menurut Ibnu Bathutah, kerajaan ini, dengan raja pertamanya Al-Malikus Shaleh, menganut paham Ahlussunnah wal Jamaah dan memilih mazhab Syafii.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tidak ada catatan yang pasti, diperkirakan kalau Islam masuk ke Pulau Jawa pada akhir abad XIV atau awal abad XV. Ini antara lain dapat dibuktikan dengan tulisan di batu nisan Maulana Malik Ibrahim tentang tahun wafatnya, yakni tahun 1419 M, setelah runtuhnya kerajaan Majapahit, yang beragama Hindu. Di awal abad XV, dengan dukungan Walisongo, Raden Fatah mendirikan Kerajaan Islam Demak. Dalam penyebaran agama Islam, cara berdakwah para wali yang jumlahnya sembilan orang itu, dirasa sesuai dengan sifat dan pembawaan masyarakat Jawa, sehingga dalam waktu yang relatif singkat hampir seluruh masyarakat Jawa memeluk agama Islam. Setelah Demak, berdiri beberapa Kerajaan Islam di Ternate, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara pada abad XVI, sehingga agama Islam menjadi agama yang dianut mayoritas penduduk nusantara.&lt;br /&gt;Ada beberapa faktor pendukung bagi cepatnya penyebaran Islam di bumi nusantara. Pertama, sebagai agama tauhid (tawhîd), Islam menampilkan manusia dalam kedudukan yang sama (musâwah) dan bebas dari penghambatan sesama makhluk (hurriyyah). Prinsip tauhid ini merupakan ajaran yang sama sekali baru yang menarik dan membebaskan manusia dari belenggu lama yang membagi manusia ke dalam kelas-kelas.&lt;br /&gt;Kedua, watak Ahlussunnah wal Jamaah yang moderat telah membentuk perilaku dan sikap para penyebar Islam. Seperti diketahui, para wali dan penyebar Islam di nusantara adalah penganut Ahlussunnah wal Jamaah yang teguh. Dengan penuh kearifan, dakwah mereka lakukan secara tadrîj (evolusi) dan sejauh mungkin memperkecil beban yang bisa dirasakan masyarakat (taqlîl al-takâlif).&lt;br /&gt;Ketiga, Islam dapat menjadi agama rakyat karena disampaikan dengan penuh kedamaian dan menghormati tradisi dan nilai secara arif berdasarkan prinsip-prinsip:1. Nilai lama yang secara diametral bertentangan dengan akidah disikapi dengan cara menolaknya secara argumentatif.2. Nilai lama yang tidak sesuai dengan syariat diluruskan secara bertahap.3. Nilai lama yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam dibiarkan terus keberadaannya dan diberikan nafas Islam.&lt;br /&gt;Perkembangan Islam yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah bertambah pesat ketika generasi penerus Walisongo dan penyebar Islam lainnya mengembangkan strategi dan pendekatan penyebaran Islam melalui lembaga pesantren. Pesantren tampil dan berperan sebagai pusat penyebaran dan pendalaman agama Islam secara lebih terarah. Dari pesantren lahir lapisan masyarakat dengan tingkat kesadaran dan paham agama yang relatif utuh dan lurus.&lt;br /&gt;Pada tahap-tahap awal, lembaga pesantren memang lebih memfokuskan perhatiannya pada upaya pemantapan tauhid dan pembinaan tashawuf. Pesantren kurang memperhatikan pendalaman keilmuan Islam. Ini antara lain disebabkan literatur ke-Islaman, karya ulama-ulama terkemuka masih sangat terbatas.&lt;br /&gt;Pada pertengahan abad XIX kontak langsung antara umat Islam di nusantara dan dunia Islam lainnya, termasuk umat Islam di negara-negara Arab, mulai terbuka. Sebelumnya karena kepentingan politik penjajah Belanda, hal itu sulit dilakukan. Kontak dengan dunia Islam itu bukan saja melalui jamaah haji ke Tanah Suci, tapi juga melalui sejumlah pemuda nusantara yang belajar di negara-negara Arab. Banyaknya literatur di pusat studi Islam di Timur Tengah, telah memungkinkan para pelajar dari Indonesia mencapai tingkat pengetahuan yang lebih luas dan pandangan yang lebih terbuka.&lt;br /&gt;Di antara para pelajar dari nusantara adalah KH. M. Hasyim Asyari, KH. A. Wahab Hasbullah dan KH. M. Bisri Sansuri. Ketiganya belajar di Makkah saat ide Muhammad Abduh dan paham Wahabi sedang gencar-gencarnya diperbincangkan dan disebarluaskan. Ide Muhammad Abduh antara lain adalah ajakan terhadap umat Islam agar segera bangkit dari dunianya yang beku dan melepaskan diri dari keterikatannya dengan pemikiran mazhab yang mengakibatkan kebekuan itu. Kaum Wahabi menilai praktek-praktek keagamaan umat Islam telah bercampur dengan syirik, tercampur dengan keyakinan lama yang belum ternetralisasikan, sehingga perlu dibersihkan.&lt;br /&gt;Paham dan gerakan Wahabi, yang dirintis oleh Muhammad ibn Abd al-Wahhab, merumuskan dan menyajikan paham keagamaan dalam bentuk yang sistematis. Ide dasarnya berpangkal pada ajaran-ajaran Ibnu Taimiyah, yang dalam banyak hal mengikuti garis mazhab Imam Ahmad ibn Hanbal. Saat Abd al-Aziz ibn Saud berhasil merebut kekuasaan di Hijaz (sekarang Arab Saudi), paham Wahabi dinyatakan sebagai paham negara yang resmi. Hal ini menjadikan paham dan gerakan Wahabi cepat menyebar. Selain itu, penyebaran paham ini juga dibawa oleh para jamaah haji dari berbagai penjuru dunia, di samping oleh para pelajar yang memperdalam ilmu agama di Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=============&lt;br /&gt;by arland&lt;br /&gt;from PBNU__._,_.___ Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah bila diamalkan, salah satu pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan. Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas yang engkau mampu.&lt;br /&gt;YAHOO! GROUPS LINKS&lt;br /&gt; Visit your group "&lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/mencintai-islam" rel="nofollow"&gt;mencintai-islam&lt;/a&gt;" on the web. &lt;br /&gt; To unsubscribe from this group, send an email to: &lt;a href="mailto:[EMAIL" rel="nofollow"&gt;[EMAIL PROTECTED]&lt;/a&gt; &lt;br /&gt; Your use of Yahoo! Groups is subject to the &lt;a href="http://docs.yahoo.com/info/terms/" rel="nofollow"&gt;Yahoo! Terms of Service&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;__,_._,___&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3659462142750115431-7774942244633215308?l=indonesiaku-hidup.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/feeds/7774942244633215308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/keagamaan_08.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/7774942244633215308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/7774942244633215308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/keagamaan_08.html' title='keagamaan'/><author><name>Indonesiaku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10868231951772213749</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3659462142750115431.post-4680996890206332626</id><published>2009-02-08T22:12:00.000-08:00</published><updated>2009-02-17T21:18:44.825-08:00</updated><title type='text'>ilmu pengetahuan</title><content type='html'>Biologi di mata siswa adalah ilmu hafalan, padahal tidak seperti itu. IPA biologi adalah ilmu eksakta yang perlu pemahaman dan penerapan. Untuk memenuhi tujuan tersebut, materi dalam buku ini disajikan dengan menggunakan gambar dan diagram secara sistematik yang menarik. Dengan demikian, siswa akan lebih menyenangi dan cepat memahaminya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3659462142750115431-4680996890206332626?l=indonesiaku-hidup.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/feeds/4680996890206332626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/keagamaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/4680996890206332626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/4680996890206332626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/keagamaan.html' title='ilmu pengetahuan'/><author><name>Indonesiaku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10868231951772213749</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3659462142750115431.post-7218449688181451886</id><published>2009-02-08T00:04:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T00:05:21.412-08:00</updated><title type='text'>PERTANIAN</title><content type='html'>&lt;table style="width: 492px; height: 1049px;" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" valign="top"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;DURIAN MONTHONG&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;td rowspan="5" valign="top" align="center"&gt;      &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td valign="top" width="60"&gt;  Family&lt;/td&gt;     &lt;td valign="top" width="350"&gt;  Bombacaceae&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td valign="top"&gt; &lt;/td&gt;     &lt;td valign="top"&gt;  &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td valign="top"&gt; &lt;/td&gt;     &lt;td valign="top"&gt;  &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td valign="top"&gt; &lt;/td&gt;     &lt;td valign="top"&gt; &lt;img src="http://www.iptek.net.id/ind/teknologi_pangan/images/durian_monthong.jpg" align="center" border="0" height="200" /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td valign="top"&gt; &lt;/td&gt;     &lt;td valign="top"&gt; &lt;/td&gt;     &lt;td valign="top"&gt; &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td colspan="3" valign="top"&gt;&lt;b&gt;Deskripsi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;     &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;            Durian ini berasal dari Thailand. Tanaman Durian monthong merupakan tanaman genjah. Mampu berproduksi pada umur 4-5 tahun sejak ditanam dengan bibit asal sambung pucuk. Produksi buahnya cukup banyak. Mampu beradaptasi pada berbagai tempat. Sayangnya, tanaman ini tidak mempunyai ketahanan terhadap penyakit Phytophthora .sp. Bentuk buah bervariasi, dari bulat panjang sampai hampir persegi. Durinya besar dan tersusun jarang. Bobot buahnya mampu mencapai 6 kg. Kulitnya tebal dengan warna hij au. juringnya ada 5. Warna daging buah ada yang kuning emas, ada pula yang krem. Dagingnya sangat tebal dengan rasa manis legit dan aroma harum sedang.&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td colspan="3" valign="top"&gt;&lt;b&gt;Manfaat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;     &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;            Buah durian matang, atau tepatnya arilusnya, yang merupakan bagian yang dapat dimakan, umumnya dikonsumsi dalam keadaan segar. Di pasar, buah durian ini mengiklankan diri melalui baunya yang keras dan khas. Buah durian sangat disukai orang, sehingga panen padi di Indonesia akan terbengkalai jika bertepatan dengan panen buah durian, dan sampai puncak masa panen durian orang-orang masih bernafsu besar untuk memakannya. Buah durian diawetkan dengan cara mengeringkan daging buahnya menjadi kue durian, atau diolah menjadi dodol; dapat pula difermentasi atau dijadikan asinan. Kini arilus durian juga diciutkan dan dibungkus, lalu dibekukan untuk memperpanjang penyediaan durian; dengan cara ini buah durian dapat diterima di pasaran ekspor. Rasa durian lebih disenangi di dalam es krim dan kue-kue. Biji durian yang direbus atau dibakar dimakan sebagai makanan kecil. Pucuk muda dan buahnya yang masih muda dapat dimasak untuk lalap. Kulit buah yang dikeringkan digunakan sebagai bahan bakar, terutama untuk mengasapi ikan. Beberapa bagian pohon durian dimanfaatkan sebagai obat; buah durian dianggap dapat menyembuhkan kesehatan orang atau hewan yang sakit. Menurut kepercayaan yang umum dianut, orang yang memakan durian dibarengi dengan minuman beralkohol dapat menyebabkan sakit atau bahkan mematikan. Kayunya yang kasar dan ringan tidak tahan lama, tetapi dapat digunakan untuk konstruksi dalam rumah clan perkakas rumah yang murahan.&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3659462142750115431-7218449688181451886?l=indonesiaku-hidup.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/feeds/7218449688181451886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/pertanian_559.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/7218449688181451886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/7218449688181451886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/pertanian_559.html' title='PERTANIAN'/><author><name>Indonesiaku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10868231951772213749</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3659462142750115431.post-7028443339826886716</id><published>2009-02-07T23:46:00.000-08:00</published><updated>2009-02-07T23:49:38.583-08:00</updated><title type='text'>KESEHATAN</title><content type='html'>&lt;table width="500" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="1"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td rowspan="3" class="p" width="245" align="left" height="1"&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;     &lt;td class="p" valign="top" width="455" align="left" height="1"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;        &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Mahkota Dewa&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2 style="font-weight: normal; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(Phaleria macrocarp&lt;span style="font-style: italic;"&gt;a [scheff.] Boerl)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;    &lt;/p&gt;      &lt;/blockquote&gt;    &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;    &lt;td class="p" width="245" align="center" height="19"&gt;     &lt;blockquote&gt;     &lt;p align="left"&gt;    &lt;b&gt;Sinonim :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;    &lt;/p&gt; &lt;p&gt;    &lt;/p&gt; &lt;p align="left"&gt;P. papuana Warb. var. Wichnannii (Val.) Back.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;    &lt;/p&gt;     &lt;/blockquote&gt;   &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt;   &lt;td width="455" align="center" height="19"&gt;   &lt;blockquote&gt;   &lt;p align="left"&gt;    &lt;b&gt;Familia :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Thymelaeaceae&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/gambar/mahkota_dewa.jpg" width="226" /&gt;    &lt;/p&gt;   &lt;/blockquote&gt;   &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt;   &lt;td colspan="2" width="700" align="center" height="19"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt;   &lt;td colspan="2" width="700" align="center" height="19"&gt;   &lt;p align="left"&gt;    &lt;b&gt;Uraian :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mahkota dewa bisa ditemukan ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias atau di kebun-kebun sebagai tanaman peneduh. Asal tanaman mahkota dewa masih belum diketahui. Menilik nama botaninya Phaleria papuana, banyak orang yang memperkirakan tanaman ini populasi aslinya dari tanah Papua, Irian Jaya. Di sana memang bisa ditemukan tanaman ini. Mahkota dewa tumbuh subur di tanah yang gembur dan subur pada ketinggian 10-1.200 m dpl. Perdu menahun ini tumbuh tegak dengan tinggi 1-2,5 m. Batangnya bulat, permukaannya kasar, warnanya cokelat, berkayu dan bergetah, percabangan simpodial. Daun tunggal, letaknya berhadapan, bertangkai pendek, bentuknya lanset atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan licin, warnanya hijau tua, panjang 7-10 cm, lebar 2-5 cm. Bunga keluar sepanjang tahun, letaknya tersebar di batang atau ketiak daun, bentuk tabung, berukuran kecil, berwarna putih, dan harum. Buah bentuknya bulat, diameter 3-5 cm, permukaan licin, beralur, ketika muda warnanya hijau dan merah setelah masak. Daging buah berwarna putih, berserat, dan berair. Biji bulat, keras, berwarna cokelat. Berakar tunggang dan berwarna kuning kecokelatan. Perbanyakan dengan cangkok dan bijinya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt;   &lt;td colspan="2" width="700" align="center" height="19"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;       &lt;b&gt;Nama Lokal :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;NAMA DAERAH Simalakama (Melayu), makutadewa, makuto mewo, makuto ratu, makuto rojo (Jawa).  NAMA ASING -  NAMA SIMPLISIA Phaleriae Fructus (buah mahkota dewa).&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3659462142750115431-7028443339826886716?l=indonesiaku-hidup.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/feeds/7028443339826886716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/kesehatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/7028443339826886716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/7028443339826886716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/kesehatan.html' title='KESEHATAN'/><author><name>Indonesiaku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10868231951772213749</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3659462142750115431.post-6541427912347372812</id><published>2009-02-03T21:38:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T21:56:11.911-08:00</updated><title type='text'>IPTEK</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;Menantikan komet Luluin yang akan datang pada 24 Februari.Selasa, 03-02-2009Setelah&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Sempat mendapat kesempatan istimewa menikmati peristiwa gerhana matahari cincin pada tgl 26 JAN yl maka para pecinta astronomi Indonesia akan kembali berkesempatan menikmati fenomena astronomi unik lainnya yakni komet Luluin pada tgl 24 Februari mendatang. Menurut prakiraan pengamatan Gary Kronk ahli astronomi dari St Jacob, Illinois - AS suatu komet yang bernama Luluin akan datang menghampiri sistem tata surya dalam jarak yang relatif cukup dekat ke bumi serta ekor komet yang cukup panjang hingga memungkinkan bagi seluruh penduduk dunia untuk dapat memandangnya cukup dengan mata telanjang. Kronk memprakirakan kemungkinan besar penampakkan komet Luluin akan muncul di cakrawala pada tgl 24 Feb yad. Dengan jarak lintasan komet terhadap bumi sekitar 38 juta mil ---yakni hampir sama saat planet Mars saat mencapai jarak terdekat dengan bumi--- serta ekor dengan prakiraan panjang sekitar 8 kali diameter bulatan bulan saat purnama maka diperkirakan kemunculan komet Luluin akan menjadi pertunjukkan fenomena alam spektakular yang seolah pas pula dengan momen kemeriahan tahun 2009 sebagai “International Year of Astronomy” sesuai pencanangan UNESCO. Selepas tahun 2007 ketika komet Luluin pertama kali ditemukan, kalangan ahli astronomi dunia memperkirakan bahwa benda antariksa tersebut telah beredar setidaknya seusia 10 juta tahun lamanya, yang berarti menjadikan adanya 2 kemungkinan dalam teori astronomi, pertama yakni bahwa sang komet Luluin sesungguhnya pernah melintasi bumi beribu-ribu tahun yang silam ---ataukah--- kedua bahwa pada masa yang lalu sang komet terlempar dan beredar dalam “Oort” : yakni gugusan milyaran komet dan benda-benda antariksa lain-lain hingga membentuk lintasan serupa sabuk raksasa yang berdekatan dengan sistem tata surya. Apabila kemungkinan kedua yang terjadi maka mejadikannya untuk pertama kali sang komet menghampiri planet bumi dalam tata surya. Gary Kronk pun mengimbuhkan wanti-wantinya agar para pecinta astronomi memaklumi bahwa terkadang sosok penampilan komet pada saat kemunculannya ternyata tidak spektakular sesuai gambaran prakiraan kalangan ahli astronomi. Pancaran Kecerahan sosok komet secara langsung berkaitan dengan muatan komposisi es pada material permukaannya. Komet sesungguhnya terdiri atas bongkahan material serupa batuan dan es yang saat kejadian terciptanya sistem tata surya ternyata tidak terintegrasikan dalam keseluruhan sistem tata surya ataupun tergabung dalam konstelasi planet-planet yang saling beredar mengitari matahari. Menjadikan komet sebagai benda antariksa yang beredar dalam lintasan tersendiri diantara planet-planet serta matahari. Apabila komet pada suatu masa peredarannya bergerak menghampiri matahari maka material es meleleh dengan melepaskan gas serta serpihan batuan akibat pemanasan pada permukaaan hingga menjadikan fenomena laksana bintang berekor bergerak yang tampak bercahaya dalam kegelapan malam selalu dinantikan sepanjang sejarah peradaban manusia. Seraya menantikan kemunculan sang komet pada aKhirnya pantas pula untuk menyimak imbuhan akhir Gary Kronk bahwa : “Every comet has its own personality. No-one knows exactly what the comet is going to do...”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3659462142750115431-6541427912347372812?l=indonesiaku-hidup.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/feeds/6541427912347372812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/iptek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/6541427912347372812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/6541427912347372812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/iptek.html' title='IPTEK'/><author><name>Indonesiaku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10868231951772213749</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3659462142750115431.post-8898963756738334397</id><published>2009-02-03T21:33:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T22:00:31.477-08:00</updated><title type='text'>Pendidikan</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#3366ff;"&gt;Pendidikan di Indonesia &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:180%;color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pendidikan dalam bahasa Yunani berasal dari kata padegogik yaitu ilmu menuntun anak. Orang Romawi melihat pendidikan sebagai educare, yaitu mengeluarkan dan menuntun, tindakan merealisasikan potensi anak yang dibawa waktu dilahirkan di dunia. Bangsa Jerman melihat pendidikan sebagai Erziehung yang setara dengan educare, yakni : membangkitkan kekuatan terpendam atau mengaktifkan kekuatan atau potensi anak. Dalam bahasa Jawa, pendidikan berarti panggulawentah (pengolahan - Red), mengolah, mengubah kejiwaan, mematangkan perasaan, pikiran, kemauan dan watak, mengubah kepribadian sang anak.Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pendidikan berasal dari kata dasar didik (mendidik), yaitu : memelihara dan memberi latihan (ajaran, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Sedangkan pendidikan mempunyai pengertian : proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan, proses perbuatan, cara mendidik. Ki Hajar Dewantara mengartikan pendidikan sebagai daya upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran serta jasmani anak, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup yaitu hidup dan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakatnya.Dari pengertian-pengertian dan analisis yang ada maka bisa disimpulkan bahwa pendidikan adalah upaya menuntun anak  sejak lahir untuk mencapai kedewasaan jasmani dan rohani, dalam interaksi alam beserta lingkungannya.Dalam pendidikan terdapat dua hal penting yaitu aspek kognitif (berpikir) dan aspek afektif (merasa). Sebagai ilustrasi, saat kita mempelajari sesuatu maka di dalamnya tidak saja proses berpikir yang ambil bagian tapi juga ada unsur-unsur yang berkaitan dengan perasaan seperti semangat, suka dan lain-lain. Substansi pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara adalah membebaskan manusia dan menurut Drikarya adalah memanusiakan manusia. Ini menunjukan bahwa para pakar pun menilai bahwa pendidikan tidak hanya sekedar memperhatikan aspek kognitif saja tapi cakupannya harus lebih luas.Bagaimana dengan pendidikan di Indonesia?&lt;br /&gt;Apakah pendidikan di Indonesia memperhatikan permasalahan detail seperti ini? Inilah salah satu kesalahan terbesar metode pendidikan yang dikembangkan di Indonesia.  Pendidikan kita sangat tidak memperhatikan aspek afektif (merasa), sehingga kita hanya tercetak sebagai generasi-generasi yang pintar tapi tidak memiliki karakter-karakter yang dibutuhkan oleh bangsa ini. Sudah 45 tahun Indonesia merdeka, dan setiap tahunnya keluar ribuan hingga jutaan kaum intelektual. Tapi tak kuasa mengubah nasib bangsa ini. Maka pasti ada yang salah dengan sistem pendidikan yang kita kembangkan hingga saat ini.Kesalahan kedua, sistem pendidikan yang top-down atau dari atas kebawah. Freire menyebutnya dengan banking-system. Dalam artian peserta didik dianggap sebagai safe-deposit-box dimana guru mentransfer bahan ajar kepada peserta didik. Dan sewaktu-waktu jika itu diperlukan maka akan diambil dan dipergunakan. Jadi peserta didik hanya menampung apa yang disampaikan guru tanpa mencoba untuk berpikir lebih jauh tentang apa yang diterimanya, atau minimal terjadi proses seleksi kritis tentang bahan ajar yang ia terima. Dalam istilah bahasa arab pendidikan seperti ini dikatakan sebagai taqlid. Artinya menerima atau mengikuti apa saja yang dikatakan oleh para pendidik. Dan ini tidak sejalan dengan substansi pendidikan yang membebaskan manusia (Ki Hajar Dewantara).Kesalahan ketiga, Saat ini terjadi penyempitan makna dari pendidikan itu sendiri ketika istilah-istilah industri mulai meracuni istilah istilah pendidikan. Di tandai dengan bergantinya manusia menjadi Sumber Daya Manusia (SDM).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3659462142750115431-8898963756738334397?l=indonesiaku-hidup.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/feeds/8898963756738334397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/kesehatan-mental-remaja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/8898963756738334397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3659462142750115431/posts/default/8898963756738334397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesiaku-hidup.blogspot.com/2009/02/kesehatan-mental-remaja.html' title='Pendidikan'/><author><name>Indonesiaku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10868231951772213749</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
